INDONESIANPAPER.COM - Pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, menegaskan bahwa uranium hasil pengayaan milik negaranya tidak akan dibawa ke luar negeri dalam kondisi apa pun. Pernyataan itu disampaikan di tengah meningkatnya tekanan dari Amerika Serikat dan negara-negara Barat terkait program nuklir Teheran.
Khamenei disebut memerintahkan agar seluruh cadangan uranium yang telah diperkaya tetap berada di wilayah Iran. Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk ketegasan Teheran dalam menjaga kedaulatan dan keamanan nasional mereka.
Pemerintah Iran menilai pemindahan uranium ke luar negeri dapat membuat negara itu lebih rentan terhadap tekanan politik dan ancaman militer dari pihak asing. Karena itu, kebijakan mempertahankan uranium di dalam negeri dianggap sebagai bagian penting dari strategi pertahanan Iran.
Ketegangan mengenai program nuklir Iran kembali menjadi perhatian internasional setelah negosiasi dengan negara-negara Barat berjalan alot. Amerika Serikat dan sekutunya selama ini mendorong pembatasan pengayaan uranium Iran demi mencegah potensi pengembangan senjata nuklir.
Namun Iran berkukuh bahwa program nuklir mereka ditujukan untuk kepentingan damai, termasuk sektor energi dan penelitian. Teheran juga menolak berbagai tuntutan yang dianggap bisa mengurangi hak mereka dalam mengembangkan teknologi nuklir sendiri.