-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Kebiasaan Sepele yang Bikin Kabel Charger Cepat Rusak, Ini Cara Merawatnya Agar Awet

| Mei 02, 2026 WIB | 0 Views

INDONESIANPAPER.COM - Kabel charger sering dianggap sebagai benda kecil yang tidak terlalu penting. Padahal, perannya sangat vital dalam menunjang aktivitas digital sehari-hari.

Banyak orang baru menyadari pentingnya kabel charger saat sudah tidak bisa digunakan. Kerusakan yang terjadi sering kali dianggap sebagai hal wajar karena pemakaian.

Padahal, penyebab utama kabel charger cepat rusak justru berasal dari kebiasaan sehari-hari. Kebiasaan ini sering dilakukan tanpa disadari dan terus berulang.

Salah satu kesalahan paling umum adalah mencabut charger dengan menarik kabelnya. Tindakan ini memberi tekanan besar pada bagian sambungan yang paling rentan.

Bagian ujung kabel dekat konektor memang menjadi titik paling lemah. Di area ini, struktur dalam kabel lebih mudah mengalami kelelahan material.

Setiap tarikan kecil yang terjadi akan berdampak pada komponen di dalamnya. Lama-kelamaan, kabel bisa putus dari dalam tanpa terlihat dari luar.

Selain itu, penggunaan kabel yang terlalu pendek juga menjadi penyebab lain. Kabel yang tertarik terus-menerus akan mengalami tekanan yang tidak seimbang.

Kondisi ini sering terjadi ketika stopkontak berada jauh dari posisi pengguna. Akibatnya, kabel dipaksa bekerja di luar batas fleksibilitasnya.

Kebiasaan menggunakan ponsel saat sedang diisi daya juga memperparah kondisi kabel. Posisi yang tidak nyaman membuat ujung kabel sering tertekuk tajam.

Tekukan berulang pada sudut tertentu bisa merusak lapisan dalam kabel. Kerusakan ini biasanya terjadi secara perlahan namun pasti.

Penggunaan charger di dalam kendaraan juga memiliki risiko tersendiri. Getaran dan posisi yang berubah-ubah membuat kabel terus mengalami tekanan.

Selain faktor penggunaan, kualitas kabel juga sangat berpengaruh. Kabel dengan bahan murah cenderung memiliki daya tahan yang lebih rendah.

Pelindung luar yang tipis membuat kabel mudah robek atau terkelupas. Hal ini membuka risiko kerusakan lebih cepat pada bagian dalam.

Sebagai solusi, memilih kabel dengan bahan berkualitas menjadi langkah penting. Kabel dengan lapisan braided atau anyaman nilon lebih tahan terhadap tekanan.

Cara penggunaan yang benar juga harus diperhatikan setiap hari. Biasakan mencabut charger dengan memegang kepala konektor, bukan kabelnya.

Menghindari kebiasaan buruk kecil dapat memberikan dampak besar pada umur kabel. Perawatan sederhana ini mampu membuat kabel charger bertahan lebih lama.

×
Berita Terbaru Update