-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

7 Tempat Wisata Ziarah di Pandeglang Paling Populer, Lengkap dengan Lokasi dan Sejarahnya

| April 27, 2026 WIB | 0 Views

INDONESIANPAPER.COM - Pandeglang di Banten menyimpan banyak destinasi ziarah yang sarat nilai sejarah dan spiritual. Tempat-tempat ini sering dikunjungi untuk berdoa sekaligus menenangkan hati.

Selain dikenal dengan keindahan alamnya, Pandeglang juga memiliki jejak penyebaran Islam yang kuat. Banyak ulama besar pernah singgah dan berdakwah di wilayah ini.

Salah satu lokasi yang paling sering didatangi adalah Makam Syekh Maulana Magribi. Makam ini berada di Kampung Kumalirang, Kelurahan Kabayan, Kecamatan Pandeglang.

Syekh Maulana Magribi dikenal sebagai tokoh penting dalam penyebaran Islam di tanah Banten. Banyak peziarah datang untuk memanjatkan doa dan mengenang jasa beliau.

Tempat berikutnya adalah Makam Syekh Abdul Jabbar yang terletak di Karangtanjung. Lokasinya berada di Kampung Pasir Kecapi, Kelurahan Pegadungan.

Syekh Abdul Jabbar disebut sebagai sahabat Sultan Hasanuddin. Ia memiliki peran besar dalam menyebarkan ajaran Islam di wilayah tersebut.

Kawasan makam ini sudah tertata rapi dan nyaman untuk pengunjung. Fasilitas seperti tempat wudhu juga tersedia untuk menunjang aktivitas ibadah.

Selanjutnya ada Situs Batu Qur’an yang berada di Desa Kadubumbang, Kecamatan Cimanuk. Tempat ini dikenal memiliki nuansa mistis yang cukup kuat.

Di lokasi tersebut terdapat batu besar yang dipercaya memiliki tulisan ayat suci Al-Qur’an. Konon, tulisan itu hanya bisa dilihat oleh orang tertentu secara spiritual.

Selain itu, situs ini juga dikaitkan dengan jejak Syekh Maulana Mansyur. Ia merupakan salah satu tokoh penting dalam sejarah Kesultanan Banten.

Tempat ziarah lain yang cukup menantang adalah Sumur Tujuh di Gunung Karang. Lokasinya berada di ketinggian sekitar 1.700 meter di atas permukaan laut.

Untuk mencapai tempat ini, pengunjung harus berjalan kaki selama beberapa jam. Perjalanan tersebut menjadi pengalaman tersendiri bagi para peziarah.

Sumur ini dipercaya muncul dari doa Sultan Maulana Hasanuddin. Airnya sering dianggap memiliki nilai spiritual oleh masyarakat setempat.

Kemudian ada Makam Syekh Asnawi yang terletak di daerah Caringin. Lokasinya tidak jauh dari kawasan wisata Pantai Carita.

Syekh Asnawi dikenal sebagai ulama besar yang lahir pada abad ke-19. Beliau memiliki pengaruh besar dalam penyebaran Islam di Banten.

Tempat ini ramai dikunjungi terutama menjelang bulan Ramadan. Banyak peziarah datang untuk berdoa sekaligus berwisata religi.

Berikutnya adalah Makam Syekh Maulana Mansyuruddin di Cipeucang. Ia merupakan putra Sultan Agung Tirtayasa yang cukup berpengaruh.

Makam ini memiliki suasana yang tenang dan penuh khidmat. Banyak pengunjung datang untuk berziarah dan mencari ketenangan batin.

Lokasi ini juga sering menjadi tujuan menjelang hari-hari besar Islam. Nilai sejarahnya membuat tempat ini semakin menarik untuk dikunjungi.

Terakhir, ada Sanghyang Sirah yang berada di kawasan Ujung Kulon. Tempat ini dikenal sebagai salah satu lokasi spiritual yang sakral.

Menurut cerita masyarakat, tempat ini pernah menjadi lokasi berkumpul para wali. Bahkan ada kisah yang mengaitkannya dengan tokoh-tokoh besar dalam sejarah Islam.

Perjalanan menuju Sanghyang Sirah cukup menantang karena aksesnya tidak mudah. Namun keindahan alam di sekitarnya menjadi daya tarik tersendiri.

Selain sebagai tempat ziarah, lokasi ini juga menawarkan pengalaman wisata alam. Pengunjung bisa menikmati suasana yang masih alami dan tenang.

Beragam tempat ziarah di Pandeglang ini menunjukkan kekayaan sejarah yang dimiliki daerah tersebut. Setiap lokasi memiliki cerita dan nilai spiritual yang berbeda.

Kegiatan ziarah tidak hanya menjadi bentuk ibadah, tetapi juga sarana refleksi diri. Banyak orang datang untuk mencari ketenangan di tengah kesibukan hidup.

Dengan suasana yang masih alami, Pandeglang menjadi pilihan tepat untuk wisata religi. Perpaduan antara sejarah dan alam membuat pengalaman ziarah semakin berkesan.
×
Berita Terbaru Update